IMPLEMENTASI BUDIDAYA UDANG VANAME SISTEM BIOFLOK DI WILAYAH TUKAK SADAI

Budidaya Udang Vaname sistem bioflok merupakan satu di antara beberapa upaya untuk efisiensi biaya produksi, karena bioflok dapat dimanfaatkan sebagai subsitusi pakan bagi Udang Vaname yang dibudidayakan. Peningkatan produksi Udang Vaname berkorelasi dengan meningkatnya penggunaan pakan sebagai salah satu faktor produksi utama dalam kegiatan budidaya secara intensif. Alokasi biaya pakan dapat menyerap 60%-70% dari total biaya produksi. Dengan semakin mahalnya biaya produksi, maka upaya efisiensi harus dilakukan, satu di antaranya menggunakan teknologi bioflok.

Dengan melihat besarnya potensi budidaya Udang Vaname di wilayah Tukak Sadai, Kabupaten Bangka Selatan. Hal ini berdasarkan data meningkatnya produksi perikanan budidaya Udang Vaname dalam periode semester 1 ditahun 2021 sebesar sehingga mendorong para pelaku usaha budidaya untuk melakukan inovasi dari budidaya semi intensif ke dalam implementasi budidaya Udang Vaname sistem bioflok dikarenakan dapat menghemat biaya produksi dan biaya pakan yang dikeluarkan selama proses budidaya.

Agar budidaya sistem bioflok berhasil maksimal, perlu adanya prinsip manajemen budidaya yang baik dan bertanggung jawab. Salah satunya mengedepankan prinsip budidaya yang ramah lingkungan dan berkelanjutan dalam pelaksanaanya. Artinya segala aspek lingkungan mulai dari awal penebaran, penanganan limbah sampai penanganan pasca panen harus sesuai dengan kebijakan dan peraturan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan.

Sumber :

  • DPPP Bangka Selatan (2021)
  • Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Air Payau Sulawesi Selatan
  • M. Fajar